Mari mengenang kembali kiprah Roberto Bettega

Mari mengenang kembali kiprah Roberto Bettega salah satu striker terhebat yang pernah dimiliki Juventus

mengenang kembali kiprah Roberto

mengenang kembali kiprah Roberto

Satu diantara legenda paling besar Juventus serta Italia Roberto Bettega, hari ini merayakan lagi tahunnya yang ke-66 th.. Lahir di Turin pada 28 Desember 1950, Bettega menggunakan beberapa besar karirnya berbarengan Juventus serta mencapai bermacam gelar, termasuk juga tujuh Scudetto.

Dijuluki La Penna Bianca atau The White Feather lantaran rambut putihnya, Bettega di kenal sebagai penyerang dengan kekuatan komplit, cerdas, serta begitu ditakuti lawan – membuatnya layak didapuk sebagai satu diantara striker paling hebat Juve.

SIMAK JUGA  20 Legenda Top Juventus mengenang kembali kiprah Roberto

INI MOMEN PENTING KARENA…

Selama 14 th. karirnya berbarengan Bianconeri, Bettega dapat membius Juventini melalui gol-golnya hingga ia juga miliki julukan lain, yaitu Bobby Gol. Keseluruhan, Bettega dapat mengemas 179 gol dalam 490 kompetisi berbarengan Juve.

Keran gol Bettega telah mulai lancar mulai sejak ia masihlah belia. Bettega berhimpun ke akademi Juve pada 1961 tetapi baru dapat bermain reguler di tim paling utama pada musim 1970/71 atau semusim sesudah ia bercahaya waktu dipinjamkan ke Varese, yang dibawanya promosi ke Serie A.

Roberto Bettega dinilai sebagai striker yang begitu lengkap pada masanya : mempunyai badan atletis, stamina kuda, visi menawan, tehnik bermain mumpuni, tandukan maut, serta ke-2 kaki yang sama hidupnya. “Dia cuma memerlukan penambahan pengalaman untuk dapat jadi kemampuan yang diperhitungkan, ” ungkap Nils Liedholm, pelatihnya di Varese.

Kerjasama Juve-Bettega dapat dibuktikan berhasil besar. Sejumlah tujuh titel Serie A, plus dua Coppa Italia serta satu Piala UEFA dapat ia persembahkan. La Penna Bianca juga dapat jadi Capocannoniere dengan kata lain topskor Serie A di musim 1979/80.

Walau sekian, karir gemilang berbarengan Si Nyonya Tua susah direplikasi Bettega ke level timnas. Walau mampu cetak 19 gol dari 42 caps, Bettega paling mentok cuma dapat membawa Italia finis di peringkat ke empat Piala Dunia 1978 serta Euro 1980. Cedera lutut kronis menggagalkannya masuk scuad Italia di Piala Dunia 1982 yang selesai dengan gelar juara untuk Gli Azzurri.

Kekalahan di final Piala Champions 1983 kontra Hamburg jadi penutup karir Bettega di Juventus. Ia lalu hengkang ke Toronto Blizzard serta pensiun di club Kanada itu pada 1984.

SIMAK JUGA : Sebatas Cukup Tidak Cukup Buat Juve

mengenang kembali kiprah Roberto HAL LAIN YANG PERLU DIKETAHUI

Status legenda bikin Bettega sekian kali kembali pada Juventus dengan beragam posisi serta jabatan. Ia pernah masuk kedalam Triade, grup guru transfer Juve, yang berjaya pada th. 1994 sampai 2006, berbarengan Antonio Giraudo serta Luciano Moggi. Bettega sempat juga menjabat sebagai wakil presiden Juventus pada 2009, sebelumnya saat ini jabatan itu di isi oleh legenda club lain, Pavel Nedved.

Diluar itu, Bettega juga mempunyai seseorang putra yang juga berkarier sebagai pesepakbola bernama Alessandro. Tetapi, karir Bettega mengenang kembali kiprah Roberto junior tak semengilap sang bapak, walau ia pernah memerankan kiprah senior di Juventus pada 2007

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *